Sabtu, Mei 25, 2013

Jenis Transaksi dan Modus Carding

Menurut Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Baskoro Widyopranoto, kejahatan carding sendiri banyak jenisnya, yaitu misuse (compromise) of card data, Counterfeiting, Wire Tapping dan Phishing

• Misuse (compromise) of card data
Berupa penyalahgunaan kartu kredit di mana kartu tidak di presentasikan.

• Counterfeiting
Dalam Counterfeiting, kartu palsu sudah diubah sedemikian rupa sehingga menyerupai kartu asli. Perkembangan Counterfeiting saat ini telah menggunakan software tertentu yang tersedia secara umum di situs-situs tertentu (Creditmaster, Credit Probe) untuk menghasilkan nomor-nomor kartu kredit serta dengan menggunakan mesin/terminal yang dicuri dan telepon genggam untuk mengecek ke-absahan nomor-nomor tersebut. Disamping itu, Counterfeiting juga menggunakan skimming device yang berukuran kecil untuk mengkloning data-data yang tertera di magnetic stripe kartu kredit asli dan menggunakan peralatan-peralatan untuk meng-intercept jaringan telekomunikasi serta menggunakan terminal implants.

Kasus-Kasus Carding Yang Pernah Terjadi Di Indonesia

Akhir-akhir ini kejahatan Carding atau penyalahgunaan Kartu Kredit semakin marak, termasuk di Indonesia.
Berikut ini beberapa contoh kasus Carding yang pernah terjadi di Indonesia:

• Kasus terbaru kejahatan Carding terjadi pada Maret 2013 yang lalu. Sejumlah data nasabah kartu kredit maupun debit dari berbagai bank dicuri saat bertransaksi di gerai The Body Shop Indonesia. Sumber Tempo mengatakan, data curian tersebut digunakan untuk membuat kartu duplikat yang ditransaksikan di Meksiko dan Amerika Serikat.

Data yang dicuri berasal dari berbagai bank, di antaranya Bank Mandiri dan Bank BCA. Menurut Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, pihaknya menemukan puluhan nasabah kartu kredit dan debit yang datanya dicuri. Adapun transaksi yang dilakukan dengan data curian ini ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Penerapan UU ITE 11 2008 untuk Carding


Sebelum lahirnya UU No.11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) yang disahkan pada tanggal 25 Maret 2008, penyidik Polri harus menggunakan pasal-pasal di dalam KUHP seperti pasal pencurian, pemalsuan dan penggelapan untuk menjerat para carder, dan ini jelas menimbulkan berbagai kesulitan dalam pembuktiannya karena mengingat karakteristik dari cyber crime sebagaimana telah disebutkan di atas yang terjadi secara nonfisik dan lintas negara.

Di Indonesia, carding dikategorikan sebagai kejahatan pencurian, yang dimana pengertian Pencurian menurut hukum beserta unsur-unsurnya dirumuskan dalam pasal 362 KHUP yaitu:
 "Barang siapa mengambil suatu benda yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak sembilan ratus rupiah".

Kamis, April 11, 2013

MENJADIKAN HANDPHONE SEBAGAI PRESENTER POINTER SAAT PRESENTASI


Halo sobat dantocom, lama saya tidak menulis di blog ini karena kesibukan yang lumayan tidak sibuk, loh.. maskudnya apa?? Heheeeee.... Ok sobat, cukup basa-basinya.

Sesuai judul, pada kesempatan ini saya akan berbagi trik bagaimana menjadikan handphone anda sebagai presenter pointer saat presentasi.

Tentu sobat sudah tahu kan apa itu presenter pointer, yang biasa digunakan untuk kontrol slide power point secara wireless saat presentasi. Alat seperti itu bisa kita beli dengan harga kisaran lima ratus ribuan. Tetapi sobat tidak perlu repot-repot membeli alat presenter seperti itu, apalagi bagi mahasiswa yang kantong masih subsidi dari orang tua.. heheeee.

Jumat, Agustus 10, 2012

Cara mengatasi Error E16 Printer Canon MP258

Halo sahabat Dantocom, lama juga nih tidak update blog dantocom. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin berbagi pengalaman Cara mengatasi Error E16 Printer Canon MP258.

Baru-baru ini saya ditelpon seorang client yang minta printernya diperbaiki karena tidak bisa print. Awalnya saya pikir hanya masalah catridge seperti yang sebelum-sebelumnya, maklum sobat, nih printer sudah di infus.

Tetapi ketika saya cek ternyata masalahnya bukan di catridge, melainkan ketika printer dinyalakan LCD panel menunjukkan huruf E kemudian angka 1 disusul 6 angka-angka tersebut berputar bergantian.
Bagi kita orang awam mungkin agak bingung dengan masalah ini, tetapi jangan khawatir, error ini disebut dengan error E16. 
Share